Mata Waktu
Video :
mata embun yang berbinar-binar
melihat matahari menghangatkan matamu.
Reff 1 :
Pagi berkata:
"Ah mata, aku mau memasangmu pada batu yang pendiam itu."
Ah di situ berasal dari desah angin yang merayap di leher bajumu.
*
Malam menemukan mata di gigir cangkir:
mata kopi yang menyala-nyala
menyaksikan hujan memandikan waktu.
Reff 2 :
Malam berkata:
"Ah mata, aku mau memasangmu pada jam dinding yang mengantuk itu."
Ah di situ berasal dari haus rindu yang singgah minum di bibirmu.
PUISI :
Subuh menemukan mata di atas buku:
mata ibu yang berjaga-jaga
menemani insomniamu.
Subuh berkata: "Ah mata,
aku mau memasangmu pada kening
yang tak mau tidur itu.
Reff 3 :
"Ah mata, aku mau memasangmu pada batu yang pendiam itu."
Ah di situ berasal dari desah angin yang merayap di leher bajumu.
"Ah mata, aku mau memasangmu pada jam dinding yang mengantuk itu."
Ah di situ berasal dari haus rindu yang singgah minum di bibirmu.